Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir yang mengalami keterlambatan penyelesaian masa kuliah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang subjek yang berstatus mahasiswa tingkat akhir yang mengalami quarter life crisis dan keterlambatan penyelesaian masa kuliah. Teknik dalam penelitian ini yaitu wawancara sebagai metode utama dan observasi sebagai metode pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya fenomena quarter life crisis pada kedua subjek mahasiswa tingkat yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian masa kuliah dilihat dari adanya kebimbangan dalam pengambilan keputusan, adanya perasaan cemas, perasaan terjebak dalam situasi sulit, perasaan putus asa, penilaian diri yang negatif, perasaan tertekan dan khawatir terhadap hubungan interpersonal. Kedua subjek juga sama-sama merasa semakin krisis dengan adanya keterlambatan penyelesaian masa kuliah yang mereka alami.
Copyrights © 2023