Mutu pelayanan keperawatan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, bahkan menjadi salah satu faktor penentu citra institusi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. Perilaku caring perawat diperlukan dalam membina hubungan yang harmonis antara perawat dan pasien. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik “Analitik Study” dengan pendekatan “Cross Sectional”. Sampel dalam penelitian ini yaitu 300 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh mayoritas responden berumur 31-40 tahun sebanyak 114 orang (38%) dengan pekerjaan paling banyak sebagai karyawan swasta sebanyak 100 orang (33,3%) dan tingkat pendidikan terbanyak adalah SLTA sebanyak 152 orang (50,6%). Rata-rata nilai perilaku caring adalah 65,09 dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 94. Sedangkan rata-rata nilai self behavior management adalah 42,84 dengan nilai terendah 22 dan nilai tertinggi 60. Nilai P =0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Perilaku Caring dan Self Behavior Management memiliki korelasi yang signifikan. Hasil korelasi antara perilaku caring dan self-management adalah 0,518 menunjukkan korelasi positif, yang berarti semakin tinggi Perilaku Caring maka semakin tinggi Self Behavior Management pasien dengan kekuatan korelasi yang sedang. Rekomendasi penelitian selanjutnya bagaimana perilaku caring spiritualitas meningkatkan self behavior management pasien.
Copyrights © 2023