Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan absensi sidik jari dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai bidang perbendaharaan di Kantor Walikota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap karyawan serta analisis dokumen terkait kehadiran dan kedisiplinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan absensi Fingerprint memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan pegawai. Pemanfaatan teknologi ini mampu meminimalisir potensi pelanggaran kehadiran dan mendorong karyawan untuk lebih patuh terhadap jadwal kerja. Faktor-faktor seperti keakuratan sistem, sanksi yang diterapkan, dan komunikasi yang efektif semuanya berkontribusi terhadap efektivitas sistem ini. Meski demikian, tantangan seperti penolakan terhadap perubahan dan kendala teknis perlu diatasi agar penerapan absensi sidik jari dapat berjalan lebih lancar. Penelitian ini memberikan wawasan bagi instansi pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi absensi untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.
Copyrights © 2023