Innovative: Journal Of Social Science Research
Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research

Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Terjadinya Perkawinan Anak Dibawah Umur di Kota Solok

Fitri Ardi (Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim Bukittinggi)
Sumihardi Sumihardi (Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim Bukittinggi)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2023

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. dengan ketentuan usia minimal perkawinan hanya diizinkan jika pria sudah mencapai umur 19 (Sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun. sebagaimana telah diubah menjadi undang-undang RI nomor 16 tahun 2019 yang berisi tentang usia minimal untuk suatu pernikahan adalah 19 tahun baik untuk perempuan maupun laki-laki. tujuan penelitian untuk mengetahui apa saja faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya perkawinan anak dibawah umur di Kota Solok. metode penelitian Menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. untuk menginterprestasikan serta menjelaskan faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya perkawinan anak dibawah umur di Kota Solok dilakukan penelitian terhadap7 orang informan yang melakukan perkawinan dibawah umur dengan cara, Wawancara mendalam, telaahan dokumen, dan observasi serta adanya FGD, pengolahan dan validasi data Menggunakan triangulasi sumber dan metode. Dari pengamatan dan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya perkawinan dibawah umur dikota Solok dipengaruhi oleh faktor pendidikan orang tua, penggunaan media sosial dan hamil diluar nikah.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Innovative

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Other

Description

Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), ...