Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki potensi korelasi antara kemampuan awal siswa dan kemahiran mereka dalam memecahkan soal cerita matematika pada siswa kelas dua belas di SMA Negeri 1 Touluaan. Metodologi yang digunakan memerlukan penggunaan teknik berbasis survei, khususnya yang menggunakan ukuran kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini berkaitan dengan bakat awal siswa, sedangkan variabel terikatnya terfokus pada kemampuan menjawab soal cerita. Alat penilaian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari ujian tertulis yang diberikan kepada peserta. Tes ini dirancang untuk mengevaluasi kemampuan awal mereka dan menilai keterampilan pemecahan masalah mereka melalui penyelesaian soal cerita. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan korelasi yang signifikan dan menguntungkan secara statistik antara kapasitas kognitif awal siswa dan kemahiran mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas matematika berbasis narasi. Koefisien korelasi yang diamati sebesar 0,734, menunjukkan hubungan positif sedang antara keterampilan awal siswa dan kemahiran mereka dalam memecahkan masalah narasi. Selanjutnya kontribusi kemampuan awal siswa terhadap kinerjanya dalam memecahkan soal cerita matematika ditemukan sebesar 53,8%.
Copyrights © 2023