Persimpangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari semua sistem pergerakan dengan angkutan umum maupun angkutan pribadi. Ketika berkendaran orang dapat melihat bahwa jalan di daerah perkotaan biasanya memiliki persimpangan, dimana pengemudi dapat memutuskan untuk jalan terus atau membelok dan pindah jalur jalan. Penelitian ini berlokasi di Fly Over Jamin Ginting ruas jalan A.H. Nasution dengan jalan Pintu Air IV merupakan tipe persimpangan berlengan 3 dan tidak sebidang, sehingga berpotensi terjadi konflik simpang di antaranya Diverging (Memisah), Merging (Menggabung), Crossing (Memotong ), dan Weaving (Menyilang ). Penelitian ini meneruskan penelitian (skripsi) dari Syafrizal Tinambunan tahun 2017 berjudul Studi Jumlah Penyebaran Kenderaan Setelah Pengoperasian Fly Over Pada Persimpangan Jl.AH. Nasution Dan Jl. Jamin Ginting, yang mengasilkan distribusi kenderaan sebelum dan sesudah dioperasikan nya flyover. Hasil penelitian ini adalah arus merging paling banyak terjadi. namun berpotensi terjadi Crossing dan rawan kecelakaan. Maka harus direncanakan manajemen arus dengan meletakkan Sign/ rambu-rambu pada jarak 100 m, 50 m, dan 10 m menuju persimpangan flyover.
Copyrights © 2022