Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK} memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat. Namun perkembangannya yang tidak merata menimbulkan kesenjangan hidup bagi masyarakat perkotaan dan pedesaan. Kasongan merupakan salah satu desa wisata yang berkembang dan memiliki pangsa pasar tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi teknologi informasi dan komunikasi pengrajin gerabah di desa wisata tersebut yang diukur dengan 1 dimensi, yaitu dimensi pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi lapangan, dan dokumen. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pengrajin gerabah desa wisata Kasongan termasuk dalam dimensi pengetahuan yang cukup baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengrajin memiliki handphone. Sebagian lain mempunyai media komunikasi seperti, televisi, radio, atau komputer.Secara umum pengrajin sudah mengetahui yang dimaksud dengan internet. Ada indikasi bahwa faktor-faktor karakteristik kelompok umur dan tingkat pendidikan, berhubungan dengan tingkat literasi TIK pengrajin gerabah Kasongan. Upaya-upaya seperti penyuluhan tentang materi literasi TIKmenjadi pilihan terbaik untuk diterapkan di lingkungan pengrajin gerabah Kasongan guna meningkatkan tingkat literasi tersebut.
Copyrights © 2017