Batusangkar merupakan salah satu kabupaten yang menjadi sentra pertanian di provinsi Sumatera Barat. Namun luasnya lahan pertanian di Nagari Cubadak, Batusangkar belum mampu meningkatkan kesejahteraan hidup petani. Harga pupuk kimia sintetik yang selalu meningkat setiap tahun menjadi salah satu penyebab menurunnya perekonomian petani. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan ekoenzim berbasis kearifan lokal sebagai pengganti pupuk kimia sintetik untuk meningkatkan produksi pertanian di Nagari Cubadak. Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan PKM berbasis eksperimen dengan mengembangkan ekoenzim menggunakan sayuran, buah-buahan dan bahan tambah lainnya yang berasal dari Nagari Cubadak kemudian dilakukan pengujian jumlah dan jenis mikroorganisme yang pengerjaannya dilakukan di Laboratorium MIPA IAIN Batusangkar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 hingga 20.106 jumlah mikroorganisme dengan morfologi berbentuk coccus. Pengujian terhadap pertumbuhan tanaman tomat menunjukkan adanya perbedaan tinggi tanaman dan jumlah buah antara tanaman tomat yang diberi ekoenzim dengan yang tidak diberi ekoenzim. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekoenzim yang dikembangkan telah berhasil meningkatkan produksi pertanian di Nagari Cubadak Batusangkar.
Copyrights © 2023