Adanya pandemi covid-19 berdampak pada bidang pendidikan yang menyebabkan kurang efektifnya kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran yang kurang efektif dapat dilihat dari menurunnya kemampuan literasi dan numerasi dari para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut pemerintah mengadakan progam kampus mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa di sekolah-sekolah sasaran salah satunya di SMP Mujib Ihsan Talun. Selain meningkatkan literasi dan numerasi siswa, progam ini juga bertujuan untuk membantu sekolah dalam adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu melalui kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Pojok Baca dan Funny Math. Hasil pengabdian yang diperoleh berupa kenaikan skor rata-rata literasi dan numerasi siswa kelas VIII maupun kelas IX. Skor rata-rata literasi yang diperoleh siswa kelas VIII dan IX meningkat dari 44,44 menjadi 88.89. Sedangkan skor rata-rata numerasi yang diperoleh siswa kelas IX meningkat dari 44,44 menjadi 77,78 dan untuk kelas VIII meningkat dari 44,44 menjadi 66,67. Kemudian salah satu siswa yang kurang lancar membaca dan menulis sudah semakin lancar membaca dan menulis, serta minat baca siswa juga meningkat
Copyrights © 2023