Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses partisipasi elektronik dalam media pencegahan hoaks. Jabar Saber Hoaks adalah salah satu program pemerintah provinsi Jawa Barat yang memiliki tugas dan fungsi untuk memverifikasi informasi atau rumor yang belum jelas fakta-faktanya yang beredar di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digital . Platform Jabar Saber Hoaks menarik untuk diteliti karena Jawa Barat adalah provinsi pertama di Indonesia yang memiliki program pencegahan hoaks. Program Jabar Saber Hoaks sudah dilengkapi dengan legalitas hukum tersendiri dan menjadi sorotan nasional karena menginspirasi daerah lain untuk mereplika sistem tersebut. Dalam kacamata teori e-participation, berbagai indikator yang terlibat dalam pelaksanaan Jabar Saber Hoaks sudah cukup memenuhi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah pertama, tren aduan hoaks terpopuler banyak berkaitan dengan isu-isu yang sedang berkembang luas di media sosial. Kedua, jika dihitung per bulan rata-rata jumlah partisipan tergolong rendah. Karena jumlah pengguna internet di Jawa Barat mencapai 35,1 juta dan menduduki peringkat pertama se-Indonesia. Ketiga, proses pelayanan bersifat satu arah sehingga tidak ditemukan interaksi publik yang deliberatif pada platform tersebut.
Copyrights © 2023