Usaha peternakan unggas merupakan usaha yang sangat menjanjikan di Indonesia. Salah satu proses penting dalam usaha peternakan adalah proses penetasan telur. Penetasan telur secara alami memiliki kekurangan seperti persentase keberhasilan penetasan yang rendah. Mesin tetas merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penetasan telur adalah suhu. Suhu yang tidak sesuai akan menghambat perkembangan embrio. Pada penelitian ini dirancang sistem pengaturan suhu pada mesin tetas berbasis Internet of Things dengan memanfaatkan sensor DS18B20 untuk mendeteksi suhu, mikrokontroler Arduino Mega dan NodeMCU, serta lampu pijar sebagai aktuator. Sistem yang dirancang dilengkapi dengan pemantauan secara online dengan aplikasi secara offline dengan LCD. Pada penelitian ini digunakan metode kontrol gain scheduling PI untuk mengatur kerja dari lampu pijar. Variabel penjadwal pada sistem yang dirancang berupa gangguan dalam pengaturan suhu yaitu nyala pompa dan terdiri dari 2 kondisi yaitu kondisi duty cycle pompa 0%-50% dan duty cycle pompa 51%-100%. Sistem yang dirancang diatur untuk dapat menjaga suhu mesin tetas sebesar 38ºC. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan sistem yang dirancang mampu menjaga suhu mesin tetas selama 28 hari dengan nilai error rata-rata 0,093ºC dan persentase keberhasilan penetasan telur pada mesin tetas yang dirancang sebesar 87,7%.
Copyrights © 2022