Balsam merupakan produk setengah padat yang diperuntukkan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir yang berfungsi untuk melindungi atau melemaskan kulit sebagai sarana menghilangkan rasa sakit atau nyeri. Tanaman kemangi (ocimum basilicum L) memiliki banyak kandungan kimia antara lain saponin, flavonod, tanin, dan minyak atsiri yang dapat dikembangkan sebagai suplemen herbal. Tujuan penelitian untuk mengetahui formulasi yang baik dalam pembuatan balsam ekstrak daun kemangi sehingga dapat di ketahui sediaan balsam daun kemangi tersebut dapat menghasilkan mutu fisik yang baik.. Dilakukan proses maserasi pada simplisia daun kemangi untuk mendapatkan ekstraksi nya, Beberapa pengujian dilakukan untuk menemukan hasil kualitas dari sediaan formula yang dibuat. Antara lain : uji Organoleptis dengan bentuk semi padat, memiliki warna hijau lumut dan berbau menyerupai minyak angin. Kemudian dilakukan uji pH yang mendapat hasil sebesar 5,5 yang berarti memiliki sifat asam. Pada uji daya sebar tanpa beban 100 gram mendapatkan hasil 3 cm dengan bentuk horizontal dan dengan menggunakan beban 100 gram mendapatkan hasil sebesar 3,5 cm dengan bentuk vertikal. Dan uji daya lekat dengan waktu 1 menit menunjukkan sediaan balsam melekat baik pada kaca arloji. Untuk pengujian stabilitas, tidak adanya perubahan yang terjadi dan warna nya sangat terjaga stabil tetapi aroma sediaan balsam sudah tidak tercium lagi.
Copyrights © 2023