Abstrack: Good personality such as morals, manners and manners is one form of character of someone who has religious values in the heart. the implementation of spiritual intelligence in building religious values in students of MA NU Assalafie Ciwaringin Cirebon and the practice of religious values in students of MA NU Assalafie Ciwaringin Cirebon. This research is a field research using a qualitative descriptive approach. The data sources used were selected purposively and were snowball sampling. Data collection was carried out by observation, interview and documentation techniques. Meanwhile, data analysis was done by descriptive analysis. The results of this study show that: The implementation of spiritual intelligence in building religious values is carried out well and effectively by applying the habit of greeting, shaking hands, being polite in speaking, polite in behaving, and respecting each other both with teachers and others. Furthermore, the combination of the 2013 curriculum and Islamic boarding schools, such as SBM (Santri Bakti Maysrakat), dhuha prayers, mulok tahfidz, exemplary and discipline given by all school members. Then the practice is carried out by assessing attitudes and controlling the development of attitudes and other religious practices. Keywords: Spiritual intelligence; religious values; assalafie Abstraks: Kepribadian yang baik seperti akhlak, adab dan tatak rama merupakan salah satu bentuk karakter seseorang yang mempunyai nilai religius dihati. implementasi kecerdasan spiritual dalam membangun nilai religius pada siswa MA NU Assalafie Ciwaringin Cirebon dan praktik nilai-nilai religius pada siswa MA NU Assalafie Ciwaringin Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dipilih secara purposive dan bersifat snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitiaan ini menunjukan bahwa: Implementasi kecerdasan spiritual dalam membangun nilai religius dilakukan dengan baik dan efektif dengan menerapkan pembiasaan mengucapkan salam, berjabat tangan, santun dalam berbicara, sopan dalam bersikap, dan saling menghormati baik dengan guru ataupun sesama. Selanjutnya perpaduan antara kurikulum 2013 dan kepesantrenan, seperti SBM (Santri Bakti Maysrakat), sholat dhuha, mulok tahfidz, keteladan dan kedisiplinan yang diberikan oleh semua warga sekolah. Kemudian untuk pengamalannya dilakukan dengan penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap serta praktik-praktik keagamaan lainya. Kata Kunci : Kecerdasan spiritual, nilai religius, assalafie
Copyrights © 2023