Untuk berinvestasi di Provinsi Jambi, diperlukan informasi kelayakan yang dapat memandu pelaksanaan studi kelayakan investasi. Mereka membutuhkan data awal tentang produk bermutu tinggi di kabupaten/kota, deskripsi tanah yang cocok, dan faktor-faktor yang dinilai dalam kerangka awal yang diyakini mempengaruhi mereka. Setiap kota dan kabupaten yang disurvei memiliki data terkait lahan yang berbeda. Kelima kecamatan yang diteliti secara umum memiliki 2 (dua) jenis tanah yaitu tanah podosolik merah kuning dan tanah gambut (organosol). Kota Jambi memiliki banyak keunggulan wilayah dibandingkan kabupaten lain, hal ini didukung oleh nilai strategis (sewa lokasi) dan daya tarik investor karena hirarki wilayah pusat yang tinggi Pusat distribusi Kabupaten Muaro Jambi/destinasi lokal sebagai penopang utama kota harus mampu mengakomodir perkembangan kota lebih cepat, seperti perkembangan industri turunan sawit atau karet dengan kondisi podsolik kuning-merah – setara dengan hulu Tanjung Jabung Barat, Jambi. Prioritas harus diberikan pada promosi dan terobosan investasi. Sedangkan Tanjung Jabung Barat akan mampu menangkap peluang investasi di subsektor perikanan atau kelautan. Tanjung Jabung Timur perlu menyaring dan mengimplementasikan peluang investasi hilir migas, seperti LPG, dll. potensi infrastruktur transportasi ke dan dari Pulau Berhala. Begitu pula dengan potensi hutan mangrove Taman Nasional Berbak yang dapat diintegrasikan dengan kelestarian wisata alam yang sesungguhnya.
Copyrights © 2022