Monitoring penggunaan energi listrik pada rumah tangga merupakan tahapan awal dari manajemen energi listrik. Sistem ini memungkinkan pemilik rumah untuk mendapatkan wawasan tentang pola penggunaan energi mereka dan mengambil tindakan proaktif dalam mengurangi pemborosan energi dan mendorong upaya penghematan yang berkelanjutan. Penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem serupa dengan menggunakan Internet of Things (IoT) dan sensor PZEM004T, namun penelitian ini menggabungkan berbagai konsep dan teknologi sebelumnya. Metode penelitian melibatkan persiapan sensor, koneksi ke Firebase dan Blynk, pengumpulan data-parameter kelistrikan, analisis data, dan interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi dan perubahan dalam parameter kelistrikan serta pengaruh beban tertentu seperti kettle terhadap konsumsi energi rumah tangga. Data teganganmenunjukkan variasi dalam pasokan listrik yang masuk ke rumah tangga. Fluktuasi dalam data daya dan data arus dapat disebabkan oleh perubahan dalam penggunaan peralatan listrik atau beban yang berbeda di rumah tangga. Faktor daya berkisar antara 0,61 hingga 0,82, menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara daya aktif dan daya semu dalam sistem kelistrikan rumah tangga. Konsumsi energi bervariasi dari 0,573 hingga 0,611 kWh selama periode pengamatan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemantauan dan kontrol yang diusulkan dengan menggunakan sensor PZEM004T dapat membantu pemilik rumah dalam mengambil keputusan yang cerdas dalam penggunaan energi sehari-hari.
Copyrights © 2023