Dampak yang signifikan dari pandemi COVID-19 dapat dilihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam cara kita bekerja. Banyak orang diharuskan untuk beradaptasi dengan bekerja dari rumah (WFH) sebagai tindakan pencegahan untuk menekan penyebaran virus. Studi ini mengeksplorasi adaptasi komunikasi dalam keluarga selama periode WFH dan implikasinya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, informasi diperoleh melalui proses wawancara dengan individu yang telah mengalami pengalaman bekerja dari rumah (WFH). Temuan menunjukkan beberapa poin kunci yaitu responden tidak menghadapi kesulitan yang berarti dalam beradaptasi dengan WFH, karena dukungan keluarga yang kuat dan kebijakan pemerintah. Kedua, mereka menetapkan batasan berlapis untuk meningkatkan produktivitas kerja dan meminimalkan gangguan. Ketiga, responden melaporkan peningkatan produktivitas selama WFH, dengan fokus pada pekerjaan berorientasi tugas. Keempat, orientasi komunikasi cenderung bergeser, lebih menekankan pada percakapan daripada kepatuhan. Terakhir, adaptasi komunikasi interpersonal selama WFH menekankan percakapan yang berkualitas, motivasi dalam keluarga, dan komunikasi yang seimbang antara keluarga dan pekerjaan. Penelitian selanjutnya harus mengeksplorasi dinamika komunikasi antara anggota keluarga selama WFH dan menyelidiki aspek WFH yang lebih luas, seperti dinamika gender, proses komunikasi, dan preferensi saluran media. Selain itu, menjelajahi berbagai kategori pekerjaan yang cocok untuk WFH dan mengkaji dampak WFH terhadap work life balance akan memberikan wawasan baru.
Copyrights © 2023