Literasi dan numerasi merupakan sebuah keterampilan umum dan mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap peserta didik khususnya di jenjang sekolah dasar, agar dapat menyesuaikan diri dengan berbagai konteks kehidupan, baik secara personal, sosial, maupun prefesional. Kementrian Pendidikan, Kebudyaan, Riset, dan Teknologi mendorong peningkatan literasi dan numerasi siswa dengan berbagai cara, salah satunya diwadahi dalam program Kampus Mengajar. Pada program ini mahasiswa yang terpilih membantu empat hal, yaitu: literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan administrasi. Adapun kriteria sekolah dasar yang dipilih sebagai tempat mengajar mahasiswa yakni sekolah dengan akreditasi C atau B dengan jumlah siswa yang sedikit atau terletak pada wilayah 4T (Terdepan, terluar, tertinggal, dan wilayah transmigrasi). Mahasiswa menjadi patner kolaborasi bagi pendidik di sekolah tersebut, salah satunya adalah UPT SD Negeri 349 Gresik yang bertempatkan di Dusun Batusendi, Desa Sidgedungbatu, Kec. Sangkapura, Bawean, Kab. Gresik, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini, merupakan kolaboratif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan selama kegiatan pengabdian ini yakni dengan observasi atau pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian diolah menggunakan teknik pengolahan datan kualitatif Milles and Huberman. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mengatasi permasalahan di sekolah penugasan.
Copyrights © 2023