Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Hasil studi pendahuluan di desa jaddih puskesmas jaddih disusui secara terus-menerus hingga tahun pertama, sekitar setengah anak berumur dibawah 2 bulan menerima ASI eksklusif, cakupan bayi usia 0 - 6 bulan yang diberikan ASI eksklusif sebesar 41,5 persen. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis perbedaan kecukupan asi pada akseptor DMPA dan KBK pada ibu menyusui di Desa Jaddih Puskesmas Jaddih. Metode peletian ini besifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen kecukupan asi pada Akseptor DMPA sedangkan variabel dependennya Suntik KBK pada ibu menyusui. Populasinya 62 responden, Jumlah sampel 62 responden. Pengambilan sampel menggunakan Uji Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji satistik yang digunakan Independet T-test dengan nilai kemaknaan α 0,05. Hasil uji statistik Independen T-test untuk perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui didapatkan nilai Pvalue sebesar 0,000 lebih kecil dari α 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui. Keluarga dapat memberikan dorongan kepada ibu yang memiliki bayi trntang pentingnya pemebrian ASI eklusif dan tidak perlu ragu untuk mengikuti KB.
Copyrights © 2023