Gizi merupakan substansi organik yang dibutuhkan oleh tubuh dan menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas tumbuh kembang, Tidak terpenuhi gizi pada anak dikarenakan berkurangnya nafsu makan dan sulit untuk makan sehingga menjadi permasalahan dalam memberikan makanan dan memenuhi kebutuhan gizi yang secara umum ditemukan pada anak-anak sebagai permasalahan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemijatan bayi usia 6-12 bulan terhadap peningkatan nafsu makan bayi. Desain penelitian ini quasy eksperiment design dengan one group pre - posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi usia 6-12 bulan sejumlah 32 dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan di Desa Tenggun Dajah Bangkalan. Variabel independen pemijatan bayi dan Variabel dependen peningkatan nafsu makan. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan nafsu makan bayi usia 6-12 bulan sebelum dilakukan pemijatan sebagian besar menunjukan rendah sejumlah 19 (59.4 persen). Nafsu makan bayi usia 6-12 bulan seusdah dilakukan pemijatan menunjukan sebagian besar sedang sejumlah 17 (53.1 persen). Dari hasil uji statistic wilcoxon signan rank test diperoleh nilai p = 0,001 berarti nilai p < α (0,05) bahwa ada pengaruh pemijatan bayi usia 6-12 bulan terhadap peningkatan nafsu makan bayi di Desa Tenggun Dajah Bangkalan sebelum dan sesudah perlakuan. Pada ibu yang memiliki bayi usia 6 -12 bulan untuk selalu menjaga asupan nutrisi untuk kebutuhan bayi dalam proses tumbuh kembangnya, diperlukan pelajaran khusus untuk menjaga supaya bayi tetap dalam kondisi gizi yan gtercukupi.
Copyrights © 2023