Penelitian ini bertujuan untuk mengilustrasikan penggunaan kognisi sosial dan konteks sosial oleh Teun A. Van Dijk dalam menganalisis cerpen Saksi Mata karya Agus Noor. Penelitian ini menarik karena ingin menyoroti pandangan kognisi sosial dalam proses pembuatan teks di masyarakat dan menyoroti pentingnya menganalisis kognisi dan konteks sosial untuk mengungkapkan makna yang tidak terlihat dalam sebuah teks. Dalam penelitian ini, digunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) oleh Teun A. Van Dijk, dan pendekatan yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan kognisi sosial digunakan untuk mengidentifikasi skema peran dalam cerita, seperti kasus pembunuhan Jendral Ortega Galgado yang tersangka terlibat dalam skandal korupsi, di mana kematian Jendral tersebut digunakan sebagai upaya untuk menutupi skandal korupsi yang terjadi di pusat kekuasaan. Penelitian ini juga menyoroti praktik kekuasaan dan masalah terkait dengan kekuasaan paksaan. Selain itu, akses juga berkembang dalam wacana, khususnya dalam memengaruhi audiens agar mengikuti pesan yang disampaikan oleh pejabat sehingga kekuasaan tertinggi dapat mencapai tujuannya.
Copyrights © 2023