Pemilihan penolong persalinan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencari pertolongan dalam menghadapi proses persalinan. Pada tahun 2016 persentase menunjukkan sebesar 92,60 persen kemudian meningkat menjadi 93,63 persen pada tahun 2018. Beberapa faktor yang berpengaruh terkait dengan pemilihan penolong persalinan, diantaranya adalah peran keluarga, motivasi ibu dan kepemilikan kartu BPJS. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran keluarga, motivasi ibu, dan kepemilikan BPJS terhadap pemilihan penolong persalinan di wilayah kerja Puskesmas Sukatani Rajeg Kabupaten Tangerang tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan menggunakan data primer, jumlah sampel sebanyak 73 responden, teknik pengambilan sampel quota sampling ibu nifas dan ibu yang memiliki bayi < 6 bulan yang berkunjung ke Puskesmas atau Posyandu Puskesmas Sukatani periode Januari-Februari 2020, analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis univariat mayoritas responden memilih pertolongan persalinan di Puskesmas/RS sebesar 53,4%, dengan peran keluarga baik sebesar 52,1%, motivasi tinggi sebesar 60,3% dan memiliki kartu BPJS sebesar 57,5%. Hasil analisis bivariat peran keluarga (p=0,004), motivasi ibu (p=0,056) dan kepemilikian BPJS (p=0,016). Kesimpulan hasil penelitian peran keluarga dan kepemilikan BPJS berhubungan dengan pemilihan penolong persalinan sedangkan motivasi tidak berhubungan. Diharapkan ibu dapat memilih penolong persalinan yang tepat dan baik, upayakan untuk memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya.
Copyrights © 2022