Sektor perekenomian Indonesia masih sangat bergantung pada industri Perbankan. Perbankan sendiri juga dituntut untuk mampu menghasilkan profitabilitas yang tinggi dengan tetap menjaga likuitas dan risiko demi kestabilan bank. Penelitian ini dilakukan untuk melihat risiko kredit, risiko likuiditas dan modal bank terhadap profitabilitas bank, dengan mencari bukti empiris apakah risiko kredit, risiko likuiditas dan modal dapat mempengaruhi profitabilitas bank di Indonesia secara signifikan. Penelitian ini juga menggunakan tiga benchmark profitabilitas (ROA, ROE, dan NIM) bank sebagai dependen variabel untuk mengetahui apakah menunjukan hasil yang sama dengan menggunakan tiga benchmark profitabilitas yang berbeda. Sample penelitian ini menggunakan 23 commercial banks di Indonesia pada periode 2011-2021. Hasil dari peneltian ini menunjukan bahwa risiko kredit berpengaruh signifikan negative terhadap profitibalitas Bank.
Copyrights © 2023