Fasilitas laboratorium kalibrasi dan pengujian harus dijaga kondisi lingkungannya agar tidak memberikan pengaruh buruk pada hasil pengukuran. Kondisi lingkungan perlu dipantau, dicatat dan dikendalikan sehingga laboratorium kalibrasi dan pengujian dapat melakukan pengukuran tanpa mempengaruhi keabsahan hasil. Pada penelitian ini teknologi Internet of Things (IoT) diimplementasikan dalam pemantauan dan pengumpulan data lingkungan laboratorium yang berupa data suhu, kelembapan relatif, dan tekanan udara. Data kondisi lingkungan diakuisisi menggunakan mikrokontroler yang terhubung ke server melalui jaringan WIFI. Informasi mengenai kondisi laboratorium disimpan dan ditampilkan pada laman website secara real-time. Sebagai validasi data pengukuran kondisi lingkungan, sensor-sensor dikalibrasi terhadap termo-higrometer acuan,  dan kemudian penunjukannya dikoreksi menggunakan metode curve-fitting. Selain itu, hasil pengukuran modul kondisi lingkungan juga dibandingkan dengan alat ukur kondisi lingkungan komersial dengan tingkat akurasi yang sama. Hasil validasi pengukuran menunjukkan performa pengukuran yang setara dengan alat ukur kondisi lingkungan komersial. Modul kondisi lingkungan hasil penelitian ini memiliki nilai ketidakpastian pengukuran yang berkaitan dengan pengukuran parameter suhu lingkungan sebesar ±0,3 °C dan ±2,3 %RH untuk parameter kelembapan relatif udara.Kata Kunci: IoT, internet of things, data logger, ESP32, kalibrasi
Copyrights © 2023