BBLR memberikan kontribusi substansial untuk mortalitas dan morbiditas neonatal, bayi, dan anak. Jumlah bayi lahir dengan BBLR sekitar 0,53% dari 87.362 ibu hamil yang melahirkan bayi hidup di 23 Kabupaten yang ada di Provinsi Sumbar Bayi. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Hubungan Umur, Paritas dan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RS Bhayangkara Padang tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan studi kasus control (case control study) dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada 10-15 Oktober Oktober 2021 di RS Bhayabgkara Padang. Analisa data dengan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian didapatkan kejadian BBLR (50%), umur ibu beresiko (34,9%), paritas beresiko (62,5%) jarak kehamilan tidak iedal (39,6%). Ada hubungan umur ibu dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RS Bhayangkara Padang tahun 2021 (p = 0,000). Ada hubungan Paritas dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RS Bhayangkara Padang tahun 2021 (p=0,000). Ada hbungan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RS Bhayangkara Padang tahun 2021 (p=0,012). Saran untuk Pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan terutama dalam masa pandemi dalam merawat ibu hamil dan bersalin serta memberikan informasi yang baik untuk menghindari resiko atau komplikasi selama kehamilan dan persalinan nantinya.Kata Kunci : Umur Ibu, Paritas, Jarak Kehamilan dan Kejadian BBLR
Copyrights © 2022