Tingkat partisipasi angkatan kerja ialah besaran populasi penduduk usia kerja yang partisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi, baik dalam bentuk pekerjaan atau pencarian pekerjaan. Tingkat partisipasi yang tinggi menandakan banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan produktif serta dapat memberi kontribusi terhadap perekonomian negara. Beberapa faktor mampu memengaruhi tinggi rendahnya nilai partisipasi angkatan kerja terdiri dari faktor pendidikan, penduduk dalam usia kerja, upah, dan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitina ini menguji pengaruh Penduduk Usia Kerja, Rata-rata Lamanya Sekolah (RLS), Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Pula Jawa rentang tahun 2012-2021.Populasi pada penelitian ini ialah mengkaji provinsi di dalam lingkup Pulau Jawa antara lain Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan DKI Jakarta rentang tahun 2012 hingga pada tahun 2021. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari website BPS atau Badan Pusat Statisik. Metode penganalisisan data mempergunakan analisis regresi data panel dan mengestimasi Random Effect Model (REM) serta mempergunakan aplikasi Eviews 12 dalam pengolahan data. Besarnya pengaruh variabel independen pada tahun 2012-2021 di Pulau Jawa sebesar 35,17% sisanya 64,83% merupakan pengaruh variabel lain yang tidak diteliti. Temuan penelitian didapati 1) Penduduk Usia Kerja memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan. 2) Rata-rata Lama Sekolah memiliki pengaruh positif signifikan. 3) Upah Minimum Provinsi memiliki pengaruh negatif dan signifikan. 4) Pertumbuhan Ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja.
Copyrights © 2023