Latar belakang: Perawat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan pelayanan di Rumah Sakit. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki adalah kompetensi budaya (cultural competence). Sebab mempertimbangkan budaya dalam memberikan pelayanan keperawatan merupakan salah satu bentuk kepedulian perawat saat memberikan asuhan keperawatan. Keyakinan terhadap kemampuan dalam mengekspresikan dan mengembangkan kepedulian ini disebut caring efficacy. Tujuan: Diketahuinya hubungan Cultural Competence dengan Caring Efficacy pada perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, ini memiliki sampel sejumlah 148 orang dan dipilih berdasarkan purposive sampling. Yaitu perawat pelaksana dan berstatus sebagai pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Uji Chi-square diperoleh dengan nilai p= 0,000 <0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Cultural Competence dengan Caring Efficacy pada perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Studi ini merekomendasikan kepada seluruh perawat untuk lebih meningkatkan kompetensi budaya (cultural competence) melalui cultural awareness workshop untuk dapat menumbuhkembangkan caring efficacy dalam pemberian asuhan keperawatan.
Copyrights © 2021