Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 10: Juni 2022

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS PEGIAT WISATA DI KAMPUNG INGGRIS SAPEN, YOGYAKARTA

Winarna (Program Diploma Bahasa Inggris Universitas Teknologi Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2022

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan penggunaan Bahasa Inggris pegiat wisata lokal di Kampung Sapen, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survey dengan membagikan kuesioner berisi 25 daftar pertanyaan pilihan ganda yang meliputi (1) Using expressions of greeting and introduction, (2) Using personal pronouns (3) Using habitual expressions (4) Using question word questions (5) Giving direction using preposition (6) Expressing numbers, (7) Cross-cultural understanding. Masing-masing topik diwakili dengan 2-4 pertanyaan. Metode analisis yang dilakukan adalah analisis butir soal yaitu menganalisis materi mana saja yang terjadi kesalahan. Dari 25 soal yang diujikan, kesalahan yang terjadi adalah pada soal no. 2, 9,10,11,12,15,16,17,18,19 and 24. Indikator kesulitan berdasarkan jumlah jawaban mahasiswa yang mengerjakan betul kurang dari 50 % jumlah peserta. Soal no 2 berkaitan dengan materi Using expressions of greeting, and introduction. Soal 9, 10, 11 dan 12 berkaitan dengan Using habitual expressions. Soal no 15 berkaitan dengan Using question word questions. Soal no 16,17, 18 dan 19 berkaitan dengan Giving direction using preposition dan soal 24 berkaitan dengan materi cross-cultural understanding. Dari hasil analisis tersebut dan wawancara dengan mereka kesulitan yang mereka hadapai adalah berkaitan dengan keterbatasan kosakata dan pengetahuan mereka tentang bahasa Inggris terutama tata bahasa Inggris.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...