Diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. Sedangkan kepatuhan adalah sejauh mana perilaku orang tua balita dengan diare mengikuti aturan atau arahan yang diberikan petugas kesehatan tentang penanganan diare termasuk penggunaan Zinc selama 10 hari berturut-turut, untuk mencegah terjadinya diare berulang selama 2-3 bulan ke depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum Zinc pada balita diare dengan kejadian diare berulang di wilayah kerja Puskesmas Kotakulon Bondowoso. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kotakulon Bondowoso pada bulan September tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan Crossectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan tekhnik Non probability Sampling dengan jenis purposive sampling dan data yang diperoleh di analisia menggunakan analisa univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum Zinc pada balita diare dengan kejadian diare berulang dimana nilai p<0,05. Pada analisis bivariat uji chi square diperoleh nilai Asymptotic Significance p-value sebesar 0,001 maka hipotesis null (H0) ditolak yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum Zinc pada balita diare dengan kejadian diare berulang.
Copyrights © 2024