Artikel ini bertujuan untuk membahas mengenai kontribusi metode double movement Fazlur Rahman terhadap penafsiran al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan analisis kepustakaan pada buku-buku dan jurnal penelitian ilmiah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang digagas oleh Fazlur yaitu metode double movement memberikan kontribusi yang besar dalam panafsiran al-Qur’an. Hal itu dapat dilihat dari keefektifan penggunaan metode tersebut dalam menjawab persoalan-persoalan modern-kontemporer yang belum muncul pada tafsir klasik. Prinsip dari metode ini adalah penggunaan sosio histroris dalam memahami ayat al-Qur’an untuk bisa mengetahui pesan moral al-ayat Qur’an yang kemudian dijadikan sebagai acuan dalam menjawab persoalan kekinian.
Copyrights © 2023