Penelitian ini memperlihatkan pengaruh dari pemimpin wanita terhadap belanja daerah dalam menentukan jumlah alokasi anggaran dan realisasi anggaran belanja fungsi perlindungan sosial, pendidikan dan kesehatan di tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan data panel tahun 2013-2020 dengan regresi Ordinary Least Square metode fixed effect untuk menentukan pengaruh kepemimpinan wanita. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak ada perbedaan antara pemimpin wanita dan laki-laki dalam hal alokasi anggaran, namun pemimpin wanita berpengaruh merealisasikan anggaran yang lebih besar pada anggaran kesehatan. Untuk wilayah Sumatera pemimpin wanita merealisasikan anggaran pendidikan lebih besar. Di wilayah Jawa wanita merealisasikan anggaran pendidikan yang lebih kecil. Pada wilayah Kalimantan wanita merealisasikan anggaran sosial lebih sedikit namun merealisasikan anggaran kesehatan yang lebih besar. Sedangkan wilayah Indonesia Timur tidak ada pengaruh yang berbeda baik dari alokasi maupun realisasi anggaran. Hasil yang berbeda pada setiap wilayah yang disebabkan adanya perbedaan kondisi wilayah yang terjadi pada saat pelaksanaan anggaran.
Copyrights © 2023