Salah satu penyakit akibat kerja (PAK) adalah nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) yang disebabkan oleh posisi duduk yang salah pada saat bekerja, yakni sindroms klinik yang ditandai dengan gejala utama nyeri atau perasaan lain yang tidak enak di daerah tulang punggung bagian bawah. Nyeri punggung pada penjahit disebabkan karena posisi statis atau berulang-ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Low Back Pain di CV. Defix Unggul Jaya Kecamatan Klojen Kota Malang. Desain penelitan yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel peneitian ini terdiri dari 32 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Analisa hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Low Back Pain.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMT berpengaruh terhadap LBP (p =0,000), posisi kerja berpengaruh terhadap LBP (p = 0,004), usia tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,067), jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap LBP (p = 0,822), masa kerja tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,174), beban kerja tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,813). Aktifitas olahraga, durasi kerja dan getaran menghasilkan nilai konstan sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai pengaruh.. kesimpulannya ada pengaruh IMT dan posisi kerja terhadap LBP.
Copyrights © 2023