Masa remaja adalah ketika seseorang mencapai kematangan seksual, terjadi perubahan fungsi tubuh serta organ reproduksi serta peningkatan minat remaja pada seks. Akan tetapi karena kurangnya informasi yang didapatkan remaja mengenai perubahan selama masa reproduksi ini menyebabkan terjadinya peningkatan masalah yang berhubungan dengan perilaku seksual seperti hamil diluar nikah, aborsi, hingga terkenanya penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku seksual remaja dalam pencegahan dan penularan HIV/AIDS di SMA se Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Penelitian ini dimulai pada bulan januari sampai dengan september tahun 2015. Desain penelitian adalah Cross Sectional. Populasi sebanyak 1235 orang, besar sampel sebanyak 474 orang dengan teknik pengambilan Simple Random Sampling.alat ukur yang digunakan angket dan data diolah dengan menggunakan komputer. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan uji chi Square Hasil penelitian didapatkan 52,5 % responden beresiko terhadap perilaku seksual. Uji statistik meperlihatkan hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku seksual remaja dimana nilai p<0,05. Sementara itu tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik (umur dan jenis kelamin) dengan perilaku seksual remaja dimana nilai p>0,05. Diharapkan kepada dinas pendidikan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk membuat suatu kebijakan dalam langkah pencegahan dan penularan HIV/AIDS pada remaja khususnya pada pelajar SMA Kota Pekanbaru, kepala sekolah dan guru dapat memberikan pendidikan seksual sebagai langkah dini untuk pencegahan dan penularan tindakan HIV/AIDS dan bagi peneliti selanjutkan agar lebih mendalami tentang HIV/AIDS menggunakan variabel yang berbeda.
Copyrights © 2023