Vaksin diklasifikasikan sebagai zat biologis yang mengandung mikroorganisme mati atau dilemahkan dalam bentuk antigen. Ketika diberikan kepada seseorang, mereka memicu respons kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu. Dalam kasus virus COVID-19, vaksinasi berfungsi sebagai tindakan pencegahan primer yang sangat efektif terhadap infeksi. Kesehatan individu dan masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Dalam konteks penelitian ini, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor predisposisi dan faktor pemungkin dalam hubungannya dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada lansia yang bertempat tinggal di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. “Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian analitik dengan metodologi cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Bailang pada bulan Januari hingga Mei 2023 dengan jumlah populasi yaitu 312 orang dan sampel terdiri dari 85 responden berusia di bawah 60 tahun menggunakan teknik sampling quota sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan penerimaan vaksinasi COVID-19, dengan p-value 0,000. Namun, hubungan antara sikap dan penerimaan vaksinasi COVID-19 menghasilkan p-value 0,612 menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Demikian pula, hubungan antara keterjangkauan fasilitas kesehatan dan penerimaan vaksinasi COVID-19 tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan p-value 0,148. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, tidak ada hubungan antara sikap dan keterjangkauan fasilitas kesehatan dengan penerimaan vaksinasi COVID-19.
Copyrights © 2023