Kasus kanker serviks menempati posisi kedua sebagai kasus kanker terbanyak di Indonesia. Semakin berkembangnya zaman, kanker serviks yang mulanya hanya menginfeksi perempuan usia dewasa kini juga dapat menginfeksi perempuan usia remaja. Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) merupakan solusi efektif pencegahan kanker serviks. Untuk melakukan imunisasi HPV, tentunya dibutuhkan niat terlebih dahulu. Memunculkan niat diperlukan faktor pendorong. Faktor pendorong dapat datang dari mana saja seperti orangtua, teman, tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan niat imunisasi HPV sebagai pencegahan dini kanker serviks pada mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Penelitian dilakukan pada Desember 2022 hingga April 2023. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan melalui survei. Populasi dalam penelitian sebanyak 196 mahasiswi Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019. Besar sampel diperoleh melalui simple random sampling dan didapatkan sebanyak 130 mahasiswi. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan analisis menggunakan chi-square bahwa dukungan keluarga mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (p=0,040) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Dukungan teman mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (p=0,048) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Dukungan tenaga kesehatan (p=0,007) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Ketiga variabel pada dukungan sosial yaitu dukungan keluarga, dukungan teman, dan dukungan kesehatan, ketiganya memiliki hubungan dengan niat imunisasi HPV pada mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
Copyrights © 2023