Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit degenerative yang menjadi perhatian penting karena merupakan bagian dari empat prioritas penyakit tidak menular yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun dan menjadi ancaman kesehatan dunia pada era saat ini. Tujuan penelitian ini yaitu agar senam kaki dapat membantu sirkulasi darah, memperkuat otot-otot kecil kaki, mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki yang dapat meningkatkan potensi terjadinya luka diabetik pada kaki, selain itu senam kaki juga dapat meningkatkan produksi insulin yang dipakai dalam transport glukosa ke sel sehingga membantu menurunkan glukosa dalam darah. Desain penelitian deskriptif dalam bentuk penerapan studi kasus Evidence Based Nursing Practice dengan pendekatan proses keperawatan. Sample penelitian ini adalah Ny. R Dan Tn. T dengan penelitian mulai tanggal 23 Juli 2023 hingga 25 Juli 2023. Intervensi senam kaki rutin dengan frekuensi 3 hari berturut-turut dengan waktu antara 15-20 menit terbukti mampu membantu memperlancar peredaran darah bagian kaki dan terjadi penurunan kadar gula darah Ny. R dari 377 mg/dl menjadi 183 mg/dl dan Tn. T dari 496 mg/dl menjadi 265 mg/dl. Intervensi senam kaki dapat memperlancar peredaran darah bagian kaki. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk melakukan perawatan intervensi komplementer pada klien diabetes mellitus tipe 2, terutama jika merasakan kesemutan, kebas dan kaku pada kaki ketika pagi hari.
Copyrights © 2023