Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sistem informasi pasar modal dalam menganalisis pergerakan (volatility) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor yang mempengaruhi IHSG yag digunakan dalam penelitian ini adalah nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika, SBI (Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia), inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data time series yang diambil pada rentang tahun 2015-2021 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan data dari www.investing.com. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pertama, uji stasioner data, kedua uji kointegrasi dan ketiga Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya SBI (Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia) yang mempunyai pengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, sedangkan nilai tukar Kurs Rupiah, inflasi dan Produk Domestik Bruto tidak mempunyai pengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 – 2021. Berdasarkan hal tersebut diatas, informasi yang dikeluarkan pasar modal akan dapat menarik minat investor untuk dapat menanamkan modalnya di pasar modal. Jika informasi yang dikeluarkan positif, maka pertumbuhan pasar modal juga akan positif, namun jika yang terjadi sebaliknya maka pertumbuhan pasar modal juga akan sebaliknya. Melalui sistem informasi yang ada, maka investor dapat membaca secara langsung mengenai pasar modal dan fluktuatifnya harga saham yang ada.
Copyrights © 2023