Jurnal Kreativitas PKM
Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023

Efektivitas Pemberian Teh Daun Kelor terhadap Siklus Menstruasi dan Kadar Hemoglobin pada Remaja Anemia

Sri Mawarni (Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Lampung)
Nova Yusenta (Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Lampung)
Amalia Amalia (Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Lampung)
Novia Mustika Muli (Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Lampung)
Nur Alfi Fauziah (Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Lampung)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2023

Abstract

ABSTRAK Perempuan dalam kehidupannya akan mengalami siklus menstruasi yang terjadi secara periodik sejak menarche hingga menopause. Siklus menstruasi normalnya berlangsung antara 21 – 35 hari dengan rata-rata siklus 28 hari. prevalensi anemia defesiensi zat besi pada remaja putri ditahun pertama menstruasi sebesar 27,50 % dengan rata – rata usia pertama kali mengalami menstruasi pada usia 13 tahun. Kelor (Moringa oleifera Lam) merupakan salah satu tanaman lokal yang telah dikenal berabad-abad sebagai tanaman multiguna, padat nutrisi dan berkhasiat obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas  pemberian teh daun kelor terhadap siklus menstruasi dan kenaikan haemoglobin pada remaja anemia. Penelitian ini merupakan penelitian pengabdian masyarakat dengan sasaran remaja putri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelor mengandung senyawa alami yang lebih banyak dan beragam dibanding jenis tanaman lainnya. Menurut hasil penelitian, daun kelor mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalsium, kalium, besi dan protein dalam jumlah sangat tinggi yang mudah dicerna oleh tubuh manusia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian teh daun kelor efektif terhadap siklus menstruasi dan kenaikan haemoglobin pada remaja anemia. Kata kunci: Teh Daun Kelor, Anemia, Siklus Menstruasi ABSTRACT Women will experience menstrual cycles that occur periodically from menarche to menopause. The average menstrual cycle lasts between 21-35 days, with an intermediate process of 28 days. The prevalence of iron deficiency anaemia in young women in the first year of menstruation is 27.50%, with an average age of first menstruation at 13 years old. Moringa (Moringa oleifera Lam) is a local plant known for centuries as a multi-purpose, nutrient-dense and medicinal plant. This study aimed to determine the effectiveness of giving moringa leaf tea to the menstrual cycle and increase haemoglobin in anaemic adolescents. This research is a community service research targeting young women. The results of this study indicate that moringa contains more diverse natural compounds than other types of plants. According to research results, Moringa leaves have very high amounts of vitamin A, vitamin B, vitamin C, calcium, potassium, iron and protein, which are easily digested by the human body. The conclusion of this study showed that the administration of moringa leaf tea was influential on the menstrual cycle and increased haemoglobin in anaemic adolescents. Keywords : Moringa Leaf Tea, Anemia, Menstrual Cycle

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...