Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023

Hubungan Metode Baby Led Weaning dengan Kejadian Tersedak (Chocking) pada Bayi Umur 6 Bulan Sampai 1 Tahun di Klinik Pratama Mari Berastagi

Florida Sinuraya (Universitas Nasional Jakarta)
Hotmaida Krisna Simatupang (Universitas Nasional Jakarta)
Elzy Herbina Sitepu (Universitas Nasional Jakarta)
Dwi Aulia Siregar (Universitas Nasional Jakarta)
Crismis Novalinda Ginting (Universitas Nasional Jakarta)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2023

Abstract

ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO) in 2018, there were 17,537 cases of choking which most often occurred in children aged 18-36 months. The cause of choking in this case was 59.5% due to food, 31.4% choking due to foreign objects and 9.1% the cause of choking was unknown. Baby Led Weaning (BLW) is a way of introducing complementary foods or solid foods to babies aged 6 months or more by eating them themselves. The aim of this study was to determine the relationship between the weaning method and the incidence of choking in infants. The research method is a quasy experimental design with one group before carrying out the baby led weaning method (pretest) and after carrying out the baby led weaning method (posttest) and the control group. The number of samples is 36 infants aged 6-1 years. Based on the results it can be concluded that before being given the Baby Led Weaning Method, 16 people (44.4%) were in the choking category and 20 people (55.6%) did not choke. After being given the Baby Led Weaning Method, it was found that there were 4 people (11.1%) in the choking category and 32 people (88.9%) did not choke. From the results obtained with the Wilcoxon test, the result was 0.005, which means (Baby Led Weaning Method) in infants has an influence/relationship before and after the intervention is given. Researchers' suggestions through this method can increase mother's insight. Keywords: Baby Led Weaning, Choking  ABSTRAK Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2018, terdapat 17.537 kasus tersedak paling sering terjadi pada anak usia 18-36 bulan. Penyebab tersedak pada kasus ini 59,5% karena makanan, 31,4% tersedak karena benda asing dan 9,1% penyebab tersedak tidak di ketahui. Baby Led Weaning (BLW) merupakan cara memperkenalkan makanan pendamping ASI atau makanan padat pada bayi usia 6 bulan atau lebih dengan cara memakannya sendiri.Tujuan penelitian mengetahui hubungan metode led weaning terhadap kejadian tersedak pada bayi. Metode penelitian dengan desain quasy eksperiment dengan  one group sebelum melakukan metode baby led weaning ( pretest) dan sesudah melakukan metode baby led weaning (posttest)  dan group kontrol. Jumlah sampel  36 orang bayi usia 6-1 tahun.  Berdasarkan hasil yang  dapat disimpulkan bahwa sebelum di  berikan Metode Baby Led Weaning didapatkan kategori tersedak sebanyak 16 orang (44.4%) dan tidak tersedak sebanyak 20 orang (55.6%). Setelah di berikan Metode Baby Led Weaning didapatkan kategori tersedak sebanyak 4 orang (11.1%) dan tidak tersedak sebanyak 32 orang (88.9%). Dari hasil yang didapat dengan uji-wilcoxon didapatkan hasil 0.005 yang artinya (Metode Baby Led Weaning) pada bayi memiliki pengaruh/hubungan sebelum dan sesudah diberikannya intervensi. Saran peneliti melalui metode ini dapat meningkatkan wawasan ibu. Kata Kunci : Baby Led Weaning, Tersedak

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...