Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen pemeliharaan sapi Bali dan penerapan sistem pemeliharaan sapi Bali secara modern di Desa Padangon, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai dengan bantuan teknologi, sehingga pola pemeliharaan yang masih bersifat sebagai usaha sampingan dan tradisional menjadi pola budaya beternak yang modern untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan peternak. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan November sampai bulan Desember 2022 bertempat di Desa Padangon, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. Desa Padangon memiliki populasi ternak sapi Bali tergolong tinggi, bahan pakan tersedia dalam jumlah sangat besar baik hijauan segar maupun pakan dari sisa hasil pertanian dan kontur wilayahnya mendukung untuk pengembangan sapi Bali, namun manajemen pemeliharaan masih bersifat tradisional dan hanya sebagai usaha sampingan. Metode yang digunakan adalah metode survei dan observasi langsung ke peternak dengan cara pemberian penyuluhan secara langsung ke peternak dengan memberikan wawasan kultur pemeliharaan yang modern, baik segi pemeliharaan, pemberian pakan, penanganan penyakit maupun pemasaran ternak. Dengan adanya penelitian kultur budaya pemeliharaan sapi Bali di Desa Banggai, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan peternak dalam pemeliharaan sapi Bali dan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak khususnya di Desa Padangon.
Copyrights © 2023