Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Juni 2023

PEMENUHAN HAK-HAK ANAK KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DALAM PROSES PENYIDIKAN (STUDI DI UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK POLRESTA MALANG KOTA)

Fathinah Zhafirah Baskita (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2023

Abstract

Fathinah Zhafirah Baskita, Abdul Madjid, Mufatikhatul Farikhah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: fzhafirah@student.ub.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk pemenuhan hak-hak anak korban tindak pidana kekerasan seksual dalam proses penyidikan serta hambatan dan upaya pemenuhan yang dilakukan dalam pemenuhan hak-hak anak korban tindak pidana kekerasan seksual dalam proses penyidikan di UPPA Polresta Malang Kota. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan sosiologis dan pendekatan viktimologis. Data primer dan data sekunder diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemenuhan hak-hak anak korban tindak pidana kekerasan seksual pada proses penyidikan yang telah dilakukan oleh UPPA Polresta Malang Kota di antaranya adalah: 1) hak pendampingan psikologis; 2) hak pelayanan medis; 3) hak kerahasiaan identitas; 4) hak akses informasi; dan 5) hak rasa aman. Sedangkan hak anak korban yang belum dipenuhi adalah hak bantuan hukum. Terdapat beberapa hambatan dalam pemenuhan hak-hak anak korban tindak pidana kekerasan seksual, yaitu: 1) kasus sudah lama baru lapor; 2) tidak adanya saksi; 3) korban dan keluarga korban menganggap hal tersebut adalah aib; 4) hambatan yuridis; dan 5) hambatan struktur. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada, yaitu: 1) meningkatkan kerja sama dengan instansi lain; 2) melakukan pendekatan komunikasi kepada anak korban; 3) membentuk tim penyidikan khusus; 4) melakukan penyuluhan hukum; serta 5) upaya yuridis terkait hak bantuan hukum untuk anak korban dengan pembaharuan hukum. Kata Kunci: hak-hak anak korban, tindak pidana kekerasan seksual, proses penyidikan Abstract This research aims to investigate the fulfillment of the rights of children as victims of sexual violence in an inquiry process, the impeding factors in the issue, and the measures taken to fulfill the rights of children as victims of sexual violence in the process of inquiry in Women and Children Service Center (UPPA) of Sub-Regional Police Department of Malang City. This research employs an empirical-juridical method and sociological and victimological approaches. Primary and secondary data were obtained from interviews and library research. The research results reveal that the fulfillment of the rights of children as victims of sexual violence in the inquiry involves: 1) the right to psychological outreach program; 2) the right to medical services; 3) the right to identity confidentiality; 4) the right to access to information; and 5) the right to safety. However, the right to legal aid for children is not fulfilled yet. There have been some impeding factors in the fulfillment of rights for children regarding sexual violence: 1) reporting obsolete cases; 2) absence of witnesses; 3) stigma seen by the victims and their families; 4) juridical hindrances; and 5) structural hindrances. The measures that can be taken to cope with these issues involve: 1) fostering more collaborations with other institutions; 2) taking into account a communicative approach to the young victims; 3) forming a special team for inquiry processes; 4) conducting legal counseling; and 5) taking a juridical measure to ensure that the right to legal aid for the victims concerned is fulfilled through law reform. Keywords: the rights of children as victims, sexual violence as a criminal offense, inquiry process

Copyrights © 2023