Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Juni 2023

EFEKTIVITAS PASAL 3 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS TERHADAP PENDAFTARAN MEREK PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PASCA BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA (STUDI LAPANG DI KELURAHAN SALAKAN, KECAMATAN TINANGKUNG BANGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGAH)

Srikandi Robiatul Crushtyranny (Fakultas Hukum Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2023

Abstract

Srikandi Robiatul Crushtyranny, Diah Pawestri Maharani, Zora Febriena Dwithia Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: rushtyranny29@student.ub.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis serta faktor penghambatnya dan langkah-langkah yang diambil dalam pelaksanaan pendaftaran merek pada industri rumah tangga di Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini juga mengkaji langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan pendaftaran merek dan kurangnya pembinaan industri dalam negeri mengenai manfaat dan mekanisme pendaftaran merek. Di lain hal, penulis juga mengkaji kebijakan upaya pemerintah dalam menghadapi hambatan terhadap pendaftaran merek pada industri Rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian sesuai dengan rumusan masalah serta metode penelitian di atas, menunjukkan bahwa industri dalam negeri di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan belum menyadari pentingnya merek dan pendaftaran merek bahwa hingga saat ini pelaku industri rumah tangga di Kabupaten Banggai Kepulauan belum mengetahui pentingnya merek dan pendaftaranya dikarenakan tidak adanya sosialisasi dari pemerintah daerah setempat, sedangkan dari pihak pemerintah sendiri mash belum mengetahui tugas pokok dan fungsi masing-masing dinas setempat. Kata Kunci: hak kekayaan intelektual, merek, industri rumah tangga Abstract This research aims to analyze the effectiveness of Article 3 of Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications and the impeding factors in the matter and measures taken to implement the registration of trademarks in domestic industries in Banggai Islands regency, the Provincial Island of Central Sulawesi. This research employed empirical-juridical methods and a qualitative approach. Furthermore, this research also studies the measures taken by the government to cope with the issue of trademark registration and the lack of guidance domestic industries on the benefit and mechanism of trademark registration. The research results reveal that domestic industries in the Regency of Banggai Islands regency are not aware of the importance of trademarks and registration due to the absence of information dissemination from the local government, while the government per se is also not aware of its primary tasks and the function of each department in the local area. Keywords: intellectual property rights, trademark, domestic industry

Copyrights © 2023