Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Agustus 2023

ANALISIS YURIDIS PENAMBAHAN PENGATURAN KARAKTER INDIVIDU (INDIVIDUAL CHARACTER) SEBAGAI SYARAT PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 2000 TENTANG DESAIN INDUSTRI

Eunike Priskila (Fakultas Hukum Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
04 Oct 2023

Abstract

Eunike Priskila, Hanif Nur Widhiyanti, Cyndiarnis Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: epriskila2@student.ub.ac.id Abstrak Penulis mengangkat permasalahan multitafsir pada kebaruan sebagai syarat perlindungan desain industri yang diatur pada Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Sehingga banyak desain yang meskipun memenuhi kriteria kebaruan, masih tetap rentan terhadap peniruan karena memiliki karakteristik yang mirip dengan desain yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, penambahan pengaturan karakter individu sebagai syarat perlindungan desain industri telah diusulkan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis indikator dalam menentukan adanya karakter individu dalam suatu desain industri, serta untuk menganalisis urgensi penambahan pengaturan karakter individu sebagai syarat perlindungan desain industri dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 2001 tentang Desain Industri. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan perbandingan. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh penulis dan akan dianalisis dengan penafsiran gramatikal, sistematis, dan komparatif. Dari hasil penelitian dengan metode di atas ditemukan ada dua indikator untuk menentukan karakter individu pada desain industri, yaitu kesan keseluruhan yang berbeda dari desain sebelumnya, dan tingkat kebebasan desainer berdasarkan perbandingan hukum dengan Uni Eropa. Penambahan karakter individu ke dalam syarat perlindungan desain industri dapat menjadi penting karena Undang-Undang Desain Industri yang berlaku sekarang belum memadai untuk memenuhi kebutuhan hukum masyarakat dan memberikan kepastian hukum yang jelas terkait perlindungan desain industri. Penambahan karakter individu dapat menyesuaikan kebutuhan perkembangan desain industri ke depan dan mengatasi masalah hukum terkait pendaftaran, penegakan serta perlindungan hak desain industri. Kata Kunci: syarat perlindungan desain industri, karakter individu, multitafsir kebaruan Abstract This research studies multi-interpretations and novelty as aspects needed as requirements of industrial design protection as governed in Article 2 of Law Number 31 of 2000 concerning Industrial Designs. Some designs meet the aspect of novelty but remain prone to being copied due to similar characteristics resembling an existing design. Therefore, this research recommends adding a new regulation concerning individual characteristics as the requirement of industrial design protection. This research aims to investigate and analyze the indicators of individual characteristics in an industrial design and analyze the urgency of adding a new character regarding an individual character as the requirement of the protection of industrial design to Law Number 31 of 2001 concerning Industrial Design. This research employed a normative-juridical method and statutory, case, and comparative approaches. Primary, secondary, and tertiary data were analyzed grammatically, systematically, and comparatively. The research results reveal that there are two indicators to find an individual character in industrial design, involving an aspect that is completely different from a previous design and the freedom held by a designer according to the comparison between the laws in Indonesia and the European Union. Adding a new character is considered essential if substantive scrutiny applies to all requests for registration of industrial designs unless there are objections or disputes because the current Industrial Design Law fails to duly accommodate the needs of society and fails to give legal certainty regarding industrial design protection. Adding an individual character can adapt to the needs and current development of industrial designs in the future and overcome the legal issues of registration, implementation, and protection of industrial design rights. Keywords: requirement of industrial design protection, individual character, novelty multi-interpretations

Copyrights © 2023