Stress kerja merupakan hal wajar yang dimiliki petugas Kesehatan terutama di bidang pelayanan kepada masyarakat, namun hal tersebut dapat berdampak negatif pada hasil kerjanya. Kinerja merupakan suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan. Untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang sepatutnya memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan keterampilan seseorang tidaklah cukup untuk mengerjakan sesuatu pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh stress kerja terhadap kinerja. Sementara manfaat penelitian yaitu untuk memberikan kontribusi kepada manajemen sumber daya manusia terkait manajemen kinerja dan penurunan stress kerja. Metode penelitian yaitu analisis kuantitatif untuk melihat pengaruh kedua variabel. Sampel adalah perawat di Rumah sakit Kota Bengkulu. Hasil Pengujian analisis kuantitatif menunjukkan nilai t-hitung Stress terhadap kinerja sebesar 2,315 > t-tabel 1,960, memberikan bukti bahwa variabel kondisi stress berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat. Berdasarkan hasil analisis peneliti sesuai dengan hasil penelitian bahwa stress kerja pada penelitian ini dipicu oleh kejenuhan kerja, Diharapkan perwawat mendapatkan pelatihan terkait kinerja dan pihak rumah sakit bisa memberikan outbond untuk menurunkan stress kerja perawat
Copyrights © 2023