Midwifery Health Journal
Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal

HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN KALA II LAMA PADA IBU BERSALIN DI RSUD RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI

Devi Ayu Resia (STIKES Keluarga Bunda Jambi)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2021

Abstract

Kala II lama merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas ibu. Pada kala II lama, tidak ada kemajuan penurunan bagian terendah janin pada persalinan kala II. Kejadian ketuban pecah dini (KPD) mempengaruhi lamanya waktu persalinan, dimana kelompok KPD saat belum inpartu cenderung mengalami persalinan yang lama. Tujuan: Mengetahui hubungan KPD dengan kejadian kala II lama pada ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Total sampel sebanyak 69 pasien yang dipilih dengan tehnik consecutive sampling. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien di ruang kebidanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Kriteria inklusi penelitian ini adalah ibu usia 18-40 tahun dengan usia kehamilan aterm dan mengalami KPD. Pasien yang disertai dengan kelainan jalan lahir, kelainan janin dan partus kasep yang terkondisi sectio cesarea dieksklusikan dari sampel penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 37 pasien (72,6%) yang mengalami KPD saat inpartu menunjukkan kejadian kala II lama dan sebanyak 8 pasien (44,4%) pasien yang mengalami KPD saat belum inpartu menunjukkan kejadian kala II lama. Berdasarkan uji Chi-square didapatkan nilai p=0,031 (p<0,05). Simpulan:Terdapat hubungan ketuban pecah dini dengan kala II lama pada ibu inpartu di RSUD Raden Mattaher

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

midwiferyhealthjournal

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Midwifery Health Journal (e-ISSN: 2716-2486, p-ISSN: 2581-026X) adalah media ilmiah untuk Dosen dan Peneliti di bidang Kebidanan, kesehatan reproduksi, kesehatan masyarakat dan kesehatan lain yang relevan yang dikelola dan diterbitkan oleh LPPM STIKES Keluarga Bunda Jambi. Diterbitkan dua kali dalam ...