Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah perusahaan sub sektor transportasi dan logistik yang tergolong non-manipulator, grey company, dan manipulator. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor transportasi dan logistik yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017 – 2021. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan lima jenis rasio keuangan yang terdapat dalam metode Beneish Ratio Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sub sektor transportasi dan logistik yang tergolon non manipulator pada tahun 2017 sebanyak 10 perusahaan atau sebesar 77%, pada tahun 2018 sampai 2020 sebanyak 11 perusahaan atau sebesar 85%, dan pada tahun 2021 sebanyak 10 perusahaan atau sebesar 77% tergolong sebagai non manipulator. Kemudian, perusahaan sub sektor transportasi dan logistik yang tergolong grey company pada tahun 2017 sebanyak 3 perusahaan atau sebesar 23%, pada tahun 2018 sampai 2021 terdapat perusahaan atau sebesar 15% tergolong sebagai grey company. Selanjutnya, perusahaan sub sektor tranportasi dan logistik yang tergolong manipulator pada tahun 2017 sampai 2020 tidak terdapat perusahaan yang tergolong sebagai manipulator dan pada tahun 2021 sebanyak 1 perusahaan atau sebesar 8% tergolong sebagai manipulator.Kata Kunci: Beneish Ratio Index, Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan, Manipulator, Non Manipulator, Grey Company.
Copyrights © 2023