Dalam upaya untuk mencapai prestasi yang tinggi, atlet butuh latihan. Latihan tersebut perlu memiliki sebuah pedoman sebagai pegangan dalam latihan, pedoman tersebut adalah periodesasi latihan, yang mana didalamnya merupakan rencana latihan dan pertandingan yang akan di hadapi oleh atlet itu sendiri. Oleh karena itu periodesasi latihan perlu di buat secermat mungkin supaya puncak prestasi bisa di dapat pada waktu yang telah di rencanakan. Periodesasi tersebut perlu metode latihan sebagi Implentasi di lapangan, salah satu metode untuk meningkatkan kondisi fisik daya tahan umum adalah continuous running.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana dampak dari metode latihan countinus running dan penerapannya dalam periodesasi latihan terhadap peningkatan VO2 Max di tahapan persiapan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, data di dapat dari tes awal dan tes akhir setelah diberikan perlakuan metode latihan.Hasil dari penelitain ini adalah bahwa latihan konvensional (linier) memberikan pengaruh terhadap peningkatan VO2max di tahapan persiapan umum (TPU). Dari hasil penelitian ini perlu di fahami oleh seluruh pelatih bahwa penerapan program latihan dan tepatnya memilih metode latihan yang digunakan dengan memperhatikan tahapan latihan sangat mempengaruhi terhadap hasil latihan.
Copyrights © 2021