Remaja merupakan fase transisi dari masa kanak- kanak ke dewasa awal, pada prosesnya akan banyak melewati tantangan yang pada akhirnya dapat menjadi faktor dalam pembentukan identitas diri. Remaja pada era milenial akan berbeda dengan remaja pada zaman dahulu mulai dari lingkungan, pola asuh, akses terhadap layanan dan paya pendampingan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana membangun kerangka teoritis pendampingan sosial pada remaja generasi z dalam mengatasi krisis identitas.Dengan menggunakan studi kepustakaan berdasarkan penelitian terdahulu dengan melakukan analisa data sekunder secara mendalam yang diperoleh dari jurnal ilmiah dan buku bereputasi nasional dan internasional yang dapat memperkaya penulisan dan juga memperkuat penelitian pada hasil akhir. Pembentukan identitas diri dapat dipengaruhi oleh faktor pengasuhan orang tua, kontrol diri, perkembangan kognitif, serta dukungan dari lingkungan institusi tempat menempuh ilmu.
Copyrights © 2023