World Economic Forum pada Tahun 2015 menekankan bahwa pendidikan abad 21 harus membekali siswa dengan kemampuan literasi, termasuk di dalamnya literasi matematika. Kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih menjadi masalah jika memperhatikan hasil PISA tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat 74 dari 79. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMA di Kecamatan Ngemplak Boyolali. Subjek penelitian ini melibatkan siswa SMA kelas X di dua sekolah di Kecamatan Ngemplak Boyolali. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara dan hasil lembar kerja berupa soal cerita matematika. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 31,1% siswa memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat rendah, 33,7% siswa memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat sedang, dan 35,2% siswa memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat tinggi.
Copyrights © 2023