Pendidikan merupakan suatu yang terikat dalam kehidupan manusia, selama manusia itu hidup bersama, proses pendidikan terjadi pada dasarnya adalah upaya untuk melestarikan kehidupan. Seperti halnya pembelajaran matematika berperan penting dalam mengembangkan potensi dan keterampilan siswa. Salah satunya adalah mendorong dan melatih siswa menjadi percaya diri untuk menggunakan konsep matematika dalam memecahkan masalah kehidupan nyata. Pembelajaran Matematika berbasis budaya (etnomatematika) merupakan salah satu cara yang dapat menjadikan pembelajaran matematika lebih bermakna dan kontekstual yang berkaitan erat dengan komunitas budaya. Selain itu, pembelajaran matematika berbasis budaya akan menjadi alternative pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan inovatif karena kemungkinan terjadinya pemaknaan secara kontekstual berdasarkan pada pengalaman siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pada ukiran dinding rumah lamin adat suku Dayak Kenyah melalui motif yang ditemukan dan dikaitkan pada konsep transformasi geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah motif ukiran dinding rumah lami adat dan objek penelitian ini adalah konsep transformasi geometri. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari observasi langsung, hasil wawancara dengan subjek penelitian dan hasil dokumentasi.
Copyrights © 2023