Latar belakang: Tingginya kejadian infeksi alat reproduksi seperti kanker serviks dan keputihan pada remaja putri Indonesia dikarenakan kurangnya merawat organ genitalia. Oleh karena itu perlu adanya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan mereka akan pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi eksternal. Edukasi kesehatan reproduksi diperoleh melalui media video yang digunakan sebagai alat bantu proses pendidikan kesehatan karena pembelajaran media video lebih efektif . Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas edukasi melalui video yang dibuat tentang menjaga kebersihan organ genitalia eksternal dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada siswi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan rancangan pretest-postest with control grup design dengan pendekatan prospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VIII SMP Tanarawa. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah total sampling. Jumlah sampel 50 terdiri dari 25 kelompok kontrol dan 25 kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Analisis rerata selisih pada pengetahuan kelompok eksperimen (8,60) kelompok kontrol (7,12) dan hasil uji Independent Sample t Test diperoleh nilai Sig. Levene's Test sebesar 0,921 atau ( >0,05). Nilai t hitung sebesar 3,614 dengan nilai p-value 0,001 atau (p <0,05), analisis rerata selisih pada sikap kelompok eksperimen (36,88) kelompok kontrol (29,80) dan hasil uji Independent Sample t Test diperoleh nilai Sig. Levene's Test sebesar 0,852 atau ( >0,05). Dan diperoleh nilai t hitung sebesar 14,321 dengan nilai p-value 0,000 atau (p <0,05). Berarti adanya perbedaaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan tentang kebersihan organ genitalia eksterna pada siswi SMP menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap responden lebih efektif.
Copyrights © 2023